Tumbang Panyahuan –

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Gubernur Kalimantan Tengah untuk meringankan beban ekonomi orang tua murid sekaligus memacu semangat belajar siswa di wilayah pelosok.
Launching Serentak dan Distribusi Tepat Waktu
Program bantuan seragam ini secara resmi diluncurkan (launching) oleh jajaran Pemprov Kalteng pada 5 Maret 2026. Pasca peluncuran tersebut, tim logistik Disdik bergerak cepat memastikan bantuan sampai ke satuan pendidikan di berbagai kabupaten.
Hanya berselang dua hari, tepat pada 7 Maret 2026, para siswa SMKN 1 Bukit Santuai secara resmi menerima paket seragam tersebut. Raut bahagia terpancar dari wajah para siswa saat mencoba seragam baru yang diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam menuntut ilmu.
Komitmen Disdik Provinsi Kalteng
Pihak sekolah menyatakan bahwa bantuan ini sangat berarti, mengingat lokasi SMKN 1 Bukit Santuai yang berada cukup jauh dari pusat kota. Dengan adanya bantuan ini, tidak ada lagi alasan bagi siswa untuk tidak bersekolah karena kendala biaya perlengkapan.
"Kami sangat mengapresiasi gerak cepat Pemprov Kalteng dan Disdik Kalteng. Distribusi yang hanya berselang dua hari dari waktu launching menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan siswa kami di Bukit Santuai," ujar salah satu perwakilan pihak sekolah.
Detail Program Bantuan
Adapun bantuan yang diberikan mencakup:
Seragam Nasional (Putih Abu-abu)
Seragam Pramuka lengkap
Atribut pendukung (Sepatu, Topi, dasi, ikat pinggang, baju olahraga, baju batik kalteng)
Melalui program ini, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah berharap angka putus sekolah dapat ditekan dan kualitas SDM di Bumi Tambun Bungai semakin meningkat, selaras dengan visi Kalteng Makin BERKAH.
Penulis: Rolan Leo, S.Pd